Tipe Data
“Eh, tipe lo yang kayak gimana sih?”, pernyataan tersebut sering kita dengar atau ucapkan pada saat bercanda dengan teman mengenai tipe cewek atau cowok idamannya. Jawabannya pun bakal beragam, misalnya “yang hidungnya mancung”, “yang rambutnya panjang”, “yang badannya tinggi”, dan sebagainya. Tapi bagaimana bila anda mendengar jawaban seperti “yang rambutnya mancung” atau “yang rambutnya kurus” ? Pasti anda akan bertanya-tanya “lo ga gila kan?” hahaha. Seperti halnya seseorang yang mempunyai ‘tipe’-nya masing-masing, pemrograman komputer juga memiliki berbagai macam tipe untuk data-datanya.
Dalam pemrograman komputer, pasti tidak lepas dari yang namanya “data”. Data dibutuhkan untuk mengakomodir keinginan kita dalam sebuah program, misalnya pada program menghitung luas segitiga. Dalam program ini, kita membutuhkan data alas dan data tinggi segitiga untuk bisa menghitung luasnya. Apa jadinya bila data alas dalam program tersebut besarnya adalah karakter “x” (bukan variabel lho), dan tingginya besarnya 10 cm? Bisakah dihitung luasnya? Tentu saja tidak bisa, karena dua data tersebut berbeda tipenya. Nah, ternyata data-data dalam pemrograman itu mempunyai berbagai macam tipe untuk bisa mengakomodir program kita.
Berikut beberapa tipe data yang ada dalam pemrograman :
- boolean : tipe data ini untuk menyimpan suatu nilai logis. Semua hal yang digital dasarnya adalah tipe data ini, yang nilai logisnya adalah true and false, atau 0 / 1 atau yes / no.
- char (karakter) : tipe data ini untuk menyimpan suatu tanda/karakter (hanya 1) berdasarkan dari kode ASCII atau Ansi. Misalnya huruf ‘a’ atau huruf ‘b’.
- string : untuk menyimpan sebuah rangkaian berurutan dari tanda/karakter. Mudahnya, merupakan char dengan daya tampung yang lebih dari satu karakter / gabungan beberapa char. Dalam windows 3.1 maksimal karakter yang bisa disimpan dalam suatu string sebesar 65.535 karakter / tanda.
- integer : tipe data yang diperuntukkan menyimpan bilangan bulat. Bilangan bulat yang bisa diakomodir tidak hanya bilangan bulat positif, tapi juga negatif.
- float: tipe data untuk menyimpan sebuah angka desimal. Range angkanya lebih besar dari integer.
Selain tipe data yang dijelaskan di atas, masih ada tipe data lain dalam pemrograman, salah satunya adalah Abstract Data Type. Tetapi kali ini kita belajar tipe data pokok yang di atas dulu yah, lain waktu kita lanjutkan lagi, hehehe. Semoga berguna^^.

apa tujuanmu nulis ini?
cuma share aja kok kawan ;D
selain itu juga uda lama ni blog ga keurus hehehe