mengenal istilah dalam memproduksi musik

semua orang pastilah mengenal hal yang namanya musik. nah, alunan musik yang kita dengarkan itu tidaklah langsung jadi begitu saja, tapi juga membutuhkan proses yang tidak mudah. yuph, proses itu adalah produksi. jika tidak melalui produksi, musik-musik tersebut tidak akan ada pada playlist di i-pod kita, di radio, atau dimanapun. tanpa produksi, musik tersebut hanya dapat didengarkan secara live.

nah,dalam proses produksi itu sendiri, terdapat banyak sekali proses yang dilalui agar lagu atau musik tersebut enak didengar, bahkan dapat dijual. berikut akan dikenalkan beberapa istilah dalam produksi musik yang mendukung agar dapat menghasilkan musik yang bagus :

recording adalah proses merekam. merekam disini tidak hanya pada vokal saja, tapi juga alat-alat musik lain seperti gitar, bass, drum, keyboard, dan alat-alat musik pendukung lainnya. recording ini adalah proses yang vital dalam memproduksi musik, karena hal ini sangat berperan menentukan hasil akhir suatu lagu/musik.

overdub adalah penambahan track rekaman baru pada track rekaman yang sudah ada agar mendapat hasil bagus. misal, men-double suara gitar, dll.

editing merupakan proses memindah, memotong, atau menyempurnakan bagian-bagian tertentu. misal, kita sudah 4 kali take gitar, kita bisa mengambil intro dari take 2, menggabungkannya dengan bagian-bagian pada take 1, dan postlude pada take 4. jelas hal ini bertujuan agar lagu atau musik yang dibuat sempurna. dalam proses ini juga dapat mengurangi noise yang tidak diinginkan.
fyi, artis hip-hop biasanya meng-copy paste bagian-bagian tertentu karena mereka sering menyanyikan bagian yang sama secara berulang.

mixing merupakan proses menggabungkan track-track rekaman yang telah dibuat dan menyeimbangkan outputnya agar hasilnya bagus dan enak didengar. dalam bagian ini, kita bisa meng-add efek-efek tertentu pada track-track tersebut, misal delay, reverb, dll. disini juga dapat dilakukan penentuan track mono atau stereo. proses ini sangat menentukan hasil akhir nantinya.

mastering merupakan tahap akhir dari produksi. pada bagian ini, berarti me-master kan track-track yang telah dibuat menjadi berbagai format agar dapat diputar di berbagai player. misal : cda, dll.

Nah, semua istilah tersebut merupakan bagian-bagian dari produksi sebuah musik atau lagu yang sering kita dengar sehari-hari. semoga bermanfaat!

*cheers

Komentar (1) »

mendayu cinta

bosan.itulah kira-kira perasaan saya saat mendengar musik-musik jalur utama yang sedang melaju di relnya sekarang ini. bagaimana tidak, musik yang bermunculan era ini malah cenderung gimana gitu,,mulai dari band-band kacrut (maaf bg anda yg tersinggung) yang bermunculan di sana sini dengan irama melayu mendayu, hingga satu hal yang pasti mengiringinya, cinta!

yuph, cinta seakan-akan menjadi tema utama dalam perkembangan musik jalur utama saat ini. di mana sih lagu yang ga pake tema cinta? semua nya pake cinta-cintaan,,mulai dari pertemuan pertama, terus putus nyambung, sampai perselingkuhan,, layaknya sup cinta yang diisi berbagai macam sayuran dan bumbunya.

emang sih, secara musik ada “beberapa” yg enak didenger (banyak yg ga enaknya), tapi tema nya itu lho, sampai-sampai saya dapat menebak gimana sih lirik lagunya dari aransemen dan judulnya aja, dan yang pasti dari siapa yang bawain. lagu-lagu yang iramanya melayu-melayu gmn gitu, pasti isinya cinta! Gubrak…!!!

emang sih (yg kedua neh), lagu cinta seperti itu laris manis di pasaran bak kacang goreng (hm?) dan di sisi komersialitas emang sangat menguntungkan, tapi, menurut saya,secara musikalitas turun jauh,bro! bandingin ma anak-anak indie sekarang ini aja deh. dengan modal seadanya, tapi mereka bisa membuat musik yang jauh lebih baik daripada musik jalur utama tersebut dengan eksploritas yang cukup handal. mulai dari aransemen yg cukup nendang dengan piranti dari gitar akustik hingga game boy dan atari 2600, sampai lirik yg ga itu-itu mulu, dari tema fantasi khayal, hingga lagu yang terinspirasi dari kejadian sehari-hari. mereka lebih cerdas dalam bermusik, walaupun kelihatannya mereka tidak begitu memperhatikan ketenaran dan komersialitas.

lihat saja white shoes dan the sigit, dua band yang bisa merambah nagri dgn statusnya sbg band indie (diundang ke festival apa gt di amrik), meskipun (sayang sekali) the sigit tdk jadi berangkat. dengan musik yang lebih variatif, retro dan rock n roll gmn gt, mereka dapat dkenal hingga keluar.

bgmn dgn musik jalur utama kita? masih berkutat di dalam negeri kah? yuph, karena mereka tetap mempertahankan musik musik seperti mendayu cinta itu, yg mentoknya sampai jiran dan membuat saya (mungkin anda juga) merasa bosan.

ya itu memang subyektivitas saya sbg pecinta musik, tapi ga nutup kemungkinan jg banyak diantara kita yang merasa seperti saya. semoga saja musik indonesia lebih baik dari yang sudah-sudah dan bisa merambah internasional.

lagu cinta melulu

apa memang karena kuping melayu?

suka mendayu-dayu

(efek rumah kaca – cinta melulu)

*cheers

Komentar (1) »

hello hello

hai hai hai

ini adalah tulisan pertama saya di blog ini..

hahahaha

nantikan hal menarik dari tulisan-tulisan saya!

*cheers

Komentar bertahan »

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Komentar (1) »